Para tunawisma jarang menemukan diri mereka dalam pusat perhatian, tapi fotografer amatir Lee Jeffries telah menjadikan mereka objek dan subjek yang dikagumi. Jeffries, lelaki asal Bolton, Inggris, ini berkeliling Eropa dan Amerika Serikat, menghasilkan foto-foto hitam-putih tunawisma yang begitu ekspresif.
Setiap wajah ditunjukkan dalam detail yang luar biasa dan penuh emosi. Jeffries, pertama kali memotret tunawisma pada 2008 saat mengunjungi London. Ketika berjalan melintasi alun-alun Leicester, pria 40 tahun ini mengambil gambar seorang gadis tunawisma yang tenggelam dalam kantong tidurnya.
Foto itu diambil secara candid. Namun, Jeffries yang menyangka gadis itu tak tahu ternyata sebaliknya. Tahu dipotret, gadis itu bereaksi keras. ”Aku sangat malu dan dihadapkan pada sebuah keputusan:pergi atau mendatangi dan meminta maaf,”kata Jeffries kepada lomography.sk
Pria akuntan ini mengambil opsi kedua. ”Saya memilih yang terakhir, gambar dan cerita darinya telah membuat saya berjalan pada fotografi selamanya,”kata dia. Continue reading





